KIMIA DASAR RAYMOND CHANG #3

 

Kimia Lanjutan: Ikatan Koordinasi, Kimia Inti, Polimer

Ringkasan berdasarkan Chang ed.3 Jilid 1–2, dilanjutkan ke topik: kompleks koordinasikimia inti, dan kimia polimer organik-sintetik & alami.

1. Ikatan Koordinasi (Kompleks)

Definisi: Ikatan koordinasi adalah ikatan kovalen di mana pasangan elektron disumbangkan oleh satu atom (ligan) ke atom pusat logam.

Konsep dasar:

  • Ion logam pusat (misalnya Cu²⁺, Fe³⁺).
  • Ligan: molekul/ion penyumbang pasangan elektron (H₂O, NH₃, Cl⁻, CN⁻).
  • Bilangan koordinasi: jumlah pasangan donor (umumnya 4, 6).
  • Geometri: oktahedral (6), tetrahedral (4), planar persegi (4).

Rumus & variasi:

  • Umum: [M(L)n]k
  • Hukum Kristal Lapangan Ligand (CFSE): Δo, Δt → pemisahan orbital d.
  • Efek Jahn–Teller: distorsi geometri jika orbital eg tidak penuh.
Oktahedral (d-orbital split):
     eg ↑ ↑   (dx²-y², dz²)
     ----Δo----
     t2g ↑ ↑ ↑ (dxy, dxz, dyz)
  

Contoh Soal:

Soal: Tentukan bilangan koordinasi dan geometri kompleks [Cu(NH₃)₄]²⁺.

Jawab: Ada 4 ligan NH₃ → bilangan koordinasi 4. Geometri umum: tetrahedral (kadang planar persegi tergantung hibridisasi). Jadi: bil. koordinasi 4; geometri tetrahedral.

2. Kimia Inti

Definisi: cabang kimia yang mempelajari inti atom, peluruhan radioaktif, reaksi fisi/fusi.

Jenis peluruhan:

  • α: pelepasan He²⁺ → A turun 4, Z turun 2.
  • β⁻: neutron → proton + e⁻, Z naik 1.
  • β⁺ (positron): proton → neutron + e⁺, Z turun 1.
  • γ: radiasi energi tinggi (tidak ubah Z/A).

Rumus dasar:

  • Waktu paruh: N = N₀ (½)^(t/t₁/₂)
  • Hukum peluruhan eksponensial: N = N₀ e^(−λt)
  • λ = ln2 / t₁/₂
  • Defek massa: Δm = (Σm nukleon) − (massa inti aktual)
  • Energi ikat inti: E = Δm c²

Contoh Soal:

Soal: Waktu paruh isotop 14C = 5730 tahun. Berapa fraksi yang tersisa setelah 11460 tahun?

Jawab: t/t₁/₂ = 11460/5730 = 2 → fraksi = (½)² = ¼ (25%).

Grafik Peluruhan (eksponensial):
N
│\
│ \
│  \
│   \
└─────── t
  

3. Kimia Polimer (Organik-Sintetik & Alami)

Polimer: molekul raksasa dari monomer berulang.

Klasifikasi:

  • Sintetik: Polietilen (PE), Polipropilen (PP), PVC, Nylon, Teflon.
  • Alami: Protein, Selulosa, Karet alam, DNA/RNA.

Rumus sederhana:

  • Derajat polimerisasi (DP): DP = Mn / Mmonomer
  • Massa molar rata-rata: Mn = Σ(NᵢMᵢ)/ΣNᵢ
  • Polidispersitas: PDI = Mw/Mn

Diagram struktur sederhana:

Polietilen: –[–CH2–CH2–]n–
Polipropilen: –[–CH2–CH(CH3)–]n–
Selulosa: –[C6H10O5]n–
  

Contoh Soal:

Soal: Hitung DP polietilen dengan Mn = 2.8 × 10⁵ g/mol. (M monomer C₂H₄ ≈ 28 g/mol).

Jawab: DP = 2.8×10⁵ / 28 ≈ 1.0×10⁴ unit monomer.


Video Pembahasan Lengkap (Playlist/Channel)

Catatan: Untuk diagram molekul yang lebih akurat, gunakan software visualisasi kimia. HTML ini hanya menampilkan ringkasan konseptual + latihan.

, Inti, dan Polimer

Kimia Lanjutan II — Ikatan Koordinasi, Kimia Inti, dan Polimer

Ringkasan materi kimia tingkat lanjut berdasarkan buku Kimia Dasar Raymond Chang (ed.3, jilid 1–2). Fokus pada: teori kompleks koordinasi, dasar kimia inti, serta polimer organik sintetik & alami. Disertai rumus, variasi, diagram, contoh soal, dan video pembelajaran.

1. Kimia Koordinasi

Konsep utama

  • Ion kompleks: [M(L)n]charge, di mana M = logam, L = ligan.
  • Bilangan koordinasi: jumlah pasangan elektron donor dari ligan (umum 4 atau 6).
  • Isomerisme: geometris (cis/trans), optis (enantioisomer), linkage.
  • Teori medan ligan (Crystal Field Theory): pemisahan orbital d → Δo (oktahedral), Δt (tetrahedral).

Rumus sederhana

  • ΔE = hν = hc/λ (energi cahaya yang diserap sesuai perbedaan orbital d).
  • Kestabilan kompleks: βn = [MLn] / ([M][L]n).

Diagram medan kristal:

Diagram CFT oktahedral & tetrahedral

Contoh soal

Hitung energi pemisahan Δo jika cahaya hijau λ = 500 nm diserap oleh kompleks oktahedral.

Penyelesaian: ΔE = hc/λ = (6.626×10⁻³⁴)(3.0×10⁸)/(500×10⁻⁹) = 3.98×10⁻¹⁹ J ≈ 239 kJ/mol.

2. Kimia Inti (Nuclear Chemistry)

Konsep utama

  • Partikel inti: proton (p), neutron (n).
  • Notasi inti: A (massa), Z (nomor atom) → AZX.
  • Jenis peluruhan: α, β⁻, β⁺, γ.
  • Waktu paruh: N = N₀ (1/2)t/t₁/₂.
  • Hukum peluruhan: N = N₀ e^(−λt); t₁/₂ = ln2 / λ.
  • Energi ikat inti: ΔE = Δm c² (massa hilang × c²).

Grafik kestabilan inti:

Plot N vs Z stabilitas inti

Contoh soal

Suatu isotop memiliki t₁/₂ = 10 jam. Jika awalnya ada 80 mg, berapa sisa setelah 30 jam?

Penyelesaian: N = N₀ (1/2)30/10 = 80 (1/2)³ = 80/8 = 10 mg.

3. Kimia Polimer

Polimer Sintetik

  • Addition polymer: monomer bergabung tanpa kehilangan molekul kecil (mis. polietilena, teflon).
  • Condensation polymer: polimerisasi dengan pelepasan H₂O/MeOH (mis. nilon, poliester).

Polimer Alami

  • Protein (polipeptida dari asam amino).
  • Karbohidrat (polisakarida: selulosa, pati).
  • Asam nukleat (DNA, RNA).

Rumus sederhana

  • Derajat polimerisasi: DP = Mw/Mmonomer.
  • Distribusi massa molekul → polidispersitas PDI = Mw/Mn.

Diagram contoh polimerisasi adisi:

Polimerisasi etena jadi polietilena

Contoh soal

Hitung DP untuk polietilena dengan Mw=280,000 g/mol. Monomer etena M=28 g/mol.

Penyelesaian: DP = 280,000 / 28 = 10,000 unit monomer.


Video Pembelajaran (Playlist & Kuliah)

Klik link di bawah untuk penjelasan visual:

Catatan: Materi ini adalah ringkasan belajar mandiri. Gunakan buku asli Chang ed.3 untuk detail lengkap. Video berasal dari Khan Academy, CrashCourse, Tyler DeWitt, Professor Dave, dan MIT OCW.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KIMIA DASAR RAYMOND CHANG #1

KIMIA DASAR RAYMOND CHANG #2